
Bangsa-Bangsa (PBB) dan Liga Arab
untuk Suriah, Lakhdar Barhim,i
menyatakan, Pertemuan Jenewa II
yang bertujuan untuk mengakhiri
krisis Suriah tidak akan dihelat
tanpa kehadiran dari oposisi dan
pemberontak. Peretemuan Jenewa
II awalnya dijadwalkan digelar
pada akhir November.
“Bila Oposisi tidak berpartisipasi,
Konferensi Jenewa II tidak akan
berlangsung,” ujar Brahimi saat
berkunjung ke Suriajh, seperti
dikutip Al-Jazeera, Sabtu
(2/11/2013).
Brahimi menyebut partisipasi kubu
oposisi dalam Konferensi Jenewa II
sangat penting. Pembahasan
tentang perdamaian Suriah tidak
bisa berjalan tanpa kehadiran
seluruh pihak.
Oposisi menegaskan tidak akan
datang selama Presiden Suriah
Bashar Al Assad masih berkuasa.
Sebagai respons, Pemerintah
Suriah jika menyatakan menolak
hadir jika beberapa kelompok
oposisi yang mereka anggap teroris
ikut dalam pertemuan.
Perang sipil di Suriah telah terjadi
sejak 2011 lalu. Mulanya rakyat
Suriah hanya melakukan unjuk rasa
damai menentang Pemerintah
Suriah pimpinan Assad, namun
unjuk rasa ini malah berubah
menjadi perang sipil
berkepanjangan dan telah menelan
sekitar 100 ribu jiwa. (why)
(ade)
Share Artikel : Fa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar